Roman Script    Reciting key words            Previous Sūrah    Quraan Index    Home  

50) Sūrat Qāf

Printed format

50)

Toggle thick letters. Most people make the mistake of thickening thin letters in the words that have other (highlighted) thick letter Toggle to highlight thick letters
Qāf Wa ۚ Al-Qur'āni Al-Majīdi 050-001 [[50 ~ QAF (HURUF QAF) Pendahuluan: Makkiyyah, 45 ayat ~ Di bagian awal, surat ini menjelaskan pengukuhan risalah Muhammad saw., pengingkaran orang-orang kafir atas kedatangan seorang rasul dari kalangan mereka sendiri dan pengingkaran mereka terhadap adanya hari kebangkitan setelah mereka mati dan menjadi tanah. Kemudian dipaparkan bukti-bukti yang ada di alam semesta yang menunjukkan kekuasaan Allah untuk membangkitkan manusia kembali dari kematian. Dialah yang telah menciptakan mereka dan mengetahui apa yang terdetik di dalam hati mereka. Semua perkataan dan perbuatan mereka tercatat di dalam buku yang terjaga. Surat ini kemudian menjelaskan bahwa pada hari kiamat nanti, usaha orang-orang kafir untuk melepaskan diri dari kekafiran yang mereka ikuti di dunia, dengan melemparkan kesalahan kepada setan, akan sia-sia belaka, dan perdebatan orang-orang kafir itu akan berakhir dengan masuknya mereka semua ke dalam neraka. Sementara, pada waktu yang sama, Allah memberi nikmat kesenangan yang kekal kepada orang-orang Mukmin di dalam surga. Selanjutnya, di akhir surat ini, Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw. untuk tabah dalam menghadapi sikap aniaya orang-orang kafir yang tidak mau mengambil pelajaran dari siksa yang ditimpakan kepada umat-umat terdahulu yang mendustakan para nabi. Di samping itu, terdapat juga petunjuk kepada Rasulullah untuk selalu menyembah Allah, penegasan akan hari kebangkitan, hiburan bagi Rasul bahwa ia diutus sebagai pemberi peringatan kepada orang-orang Mukmin, dan bukan untuk menjadi penguasa atas orang-orang kafir.]] Qf adalah salah satu huruf eja Arab. Surat ini diawali dengan menyebut huruf tersebut, sebagaimana beberapa surat al-Qur'n juga diawali dengan huruf-huruf eja, untuk tujuan menantang dan menarik perhatian. Aku bersumpah demi al-Qur'n yang mempunyai kemuliaan dan kehormatan bahwa sesungguhnya Kami telah mengutusmu, wahai Muhammad, untuk memberi peringatan kepada manusia dengan al-Qur'n. Tetapi penduduk Mekah tidak mau mempercayainya, bahkan mereka merasa heran bahwa akan datang seorang rasul dari kalangan mereka sendiri untuk memberi peringatan akan datangnya hari kebangkitan. Lalu orang-orang kafir berkata, "Ini adalah suatu keajaiban! ۚ‍‍‍‌
Bal `Ajibū 'An Jā'ahum Mundhirun Minhum Faqāla Al-Kāfirūna Hādhā Shay'un `Ajībun 050-002 [[50 ~ QAF (HURUF QAF) Pendahuluan: Makkiyyah, 45 ayat ~ Di bagian awal, surat ini menjelaskan pengukuhan risalah Muhammad saw., pengingkaran orang-orang kafir atas kedatangan seorang rasul dari kalangan mereka sendiri dan pengingkaran mereka terhadap adanya hari kebangkitan setelah mereka mati dan menjadi tanah. Kemudian dipaparkan bukti-bukti yang ada di alam semesta yang menunjukkan kekuasaan Allah untuk membangkitkan manusia kembali dari kematian. Dialah yang telah menciptakan mereka dan mengetahui apa yang terdetik di dalam hati mereka. Semua perkataan dan perbuatan mereka tercatat di dalam buku yang terjaga. Surat ini kemudian menjelaskan bahwa pada hari kiamat nanti, usaha orang-orang kafir untuk melepaskan diri dari kekafiran yang mereka ikuti di dunia, dengan melemparkan kesalahan kepada setan, akan sia-sia belaka, dan perdebatan orang-orang kafir itu akan berakhir dengan masuknya mereka semua ke dalam neraka. Sementara, pada waktu yang sama, Allah memberi nikmat kesenangan yang kekal kepada orang-orang Mukmin di dalam surga. Selanjutnya, di akhir surat ini, Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw. untuk tabah dalam menghadapi sikap aniaya orang-orang kafir yang tidak mau mengambil pelajaran dari siksa yang ditimpakan kepada umat-umat terdahulu yang mendustakan para nabi. Di samping itu, terdapat juga petunjuk kepada Rasulullah untuk selalu menyembah Allah, penegasan akan hari kebangkitan, hiburan bagi Rasul bahwa ia diutus sebagai pemberi peringatan kepada orang-orang Mukmin, dan bukan untuk menjadi penguasa atas orang-orang kafir.]] Qf adalah salah satu huruf eja Arab. Surat ini diawali dengan menyebut huruf tersebut, sebagaimana beberapa surat al-Qur'n juga diawali dengan huruf-huruf eja, untuk tujuan menantang dan menarik perhatian. Aku bersumpah demi al-Qur'n yang mempunyai kemuliaan dan kehormatan bahwa sesungguhnya Kami telah mengutusmu, wahai Muhammad, untuk memberi peringatan kepada manusia dengan al-Qur'n. Tetapi penduduk Mekah tidak mau mempercayainya, bahkan mereka merasa heran bahwa akan datang seorang rasul dari kalangan mereka sendiri untuk memberi peringatan akan datangnya hari kebangkitan. Lalu orang-orang kafir berkata, "Ini adalah suatu keajaiban! ‌ ‌‌‍‍‌ ‍‌‍‍‍‌‌ ‍‌‍‍‍ ‍‍‍ ‍‍‌ ‌‌ ‍
'A'idhā Mitnā Wa Kunnā Tubāan ۖ Dhālika Raj`un Ba`īdun 050-003 Apakah, setelah kami mati dan menjadi tanah, kami akan dibangkitkan kembali? Sesungguhnya kebangkitan kembali setelah kematian adalah hal yang tidak mungkin terjadi." ‌‌ ‌ ‌‍‍‍‍‌ ‍‌‌ۖ ‌ ‌‍‍‌
Qad `Alimnā Mā Tanquşu Al-'Arđu Minhum ۖ Wa `Indanā Kitābun Ĥafīžun 050-004 Kami benar-benar telah mengetahui apa yang diambil bumi dari tubuh mereka setelah mereka mati, dan di sisi Kami ada kitab yang sangat teliti mencatat dan memelihara. ‌ ‌ ‌ ‍‌‍‍‍‍‍‍ ‌‍ ‍‌‍‍ۖ ‌‍‌‍‍‍‌ ‍‍‍
Bal Kadhdhabū Bil-Ĥaqqi Lammā Jā'ahum Fahum Fī 'Amrin Marījin 050-005 Mereka tidak memikirkan apa yang dibawa oleh Rasulullah saw., bahkan mereka segera mendustakannya tanpa menghayati. Maka, mereka berada dalam keadaan yang kacau balau. ‌ ‍‍‍‍‌ ‍‍‍‌ ‍‌ ‍
'Afalam Yanžurū 'Ilá As-Samā'i Fawqahum Kayfa Banaynāhā Wa Zayyannāhā Wa Mā Lahā Min Furūjin 050-006 Apakah mereka lalai sehingga tidak melihat langit yang ditinggikan tanpa tiang di atas mereka, bagaimana Kami meninggikan dan menghiasinya dengan bintang-bintang, dan dalam langit itu tidak ada retak-retak yang membuatnya cacat. (1) (1) Langit adalah semua yang berada di atas kita. Di dalamnya terdapat benda-benda langit yang beterbangan seperti bintang-bintang dan planet-planet. Semua itu berjalan dengan sistem yang sangat teliti dan keseimbangan yang sangat sempurna. Demikian pula, benda-benda tersebut selalu menjaga posisinya sesuai dengan hukum gravitasi, sehingga tidak akan terjadi kekacauan. ‍‌‍‍‍‍‍‍‌ ‌‌ ‍‍‍‍‌‌ ‍‍ ‍‍‍‍ ‌ ‌‌‍‍‍‍‌ ‌‌ ‌ ‍‌
Wa Al-'Arđa Madadnāhā Wa 'Alqaynā Fīhā Rawāsiya Wa 'Anbatnā Fīhā Min Kulli Zawjin Bahījin 050-007 Kami menghamparkan bumi, lalu Kami menancapkan gunung-gunung di atasnya dengan kokoh, dan Kami menumbuhkan segala macam tumbuhan yang indah dipandang mata. (1) (1) Kulit bumi terlihat tinggi pada tempat-tempat tertentu, seperti gunung-gunung, dan juga terlihat rendah pada tempat-tempat lain seperti dasar samudera. Berat bagian-bagian bumi ini sangat seimbang antara satu dengan yang lainnya. Salah satu tanda kekuasaan dan kebijakan Allah adalah dengan menciptakan keseimbangan ini dan menjadikannya tetap dengan jalan mengalirkan materi-materi bumi yang membentuk kerak bumi yang tipis yang terdapat di bawah lapisan luar bumi, maka dengan begitu terjadi aliran dari bagian bumi yang berat ke bagian yang lebih ringan. ‌‌‍ ‌ ‌‌‍‍‍‍‌ ‌ ‌‍‌‌ ‌‌‌‍‌ ‌ ‍‌
Tabşiratan Wa Dhikrá Likulli `Abdin Munībin 050-008 Kami menciptakan itu semua sebagai pelajaran dan peringatan bagi setiap hamba yang mau kembali kepada Allah dengan memikirkan tanda-tanda kekuasaan-Nya. ‍‍‍‍‍‍ ‌ ‌‌‍‌‌ ‍‍‍
Wa Nazzalnā Mina As-Samā'i Mā'an Mubārakāan Fa'anbatnā Bihi Jannātin Wa Ĥabba Al-Ĥaşīdi 050-009 Kami menurunkan air yang membawa banyak kebaikan dan manfaat dari langit, lalu Kami menumbuhkan, dengan air itu, kebun-kebun yang mempunyai pohon-pohonan, bunga-bungaan dan buah- buahan. Dan dengan air itu juga Kami menumbuhkan biji tumbuhan yang dituai, ‍‍‍‍‌‌ ‍‍‍‌ ‌‍‌ ‌‍‌ ‍‍‍‍‍‌ ‌ ‍‍
Wa An-Nakhla Bāsiqātin Lahā Ţal`un Nađīdun 050-010 dan pohon kurma yang tumbuh menjulang tinggi ke langit yang mempunyai mayang yang bersusun- susun karena banyaknya zat buah yang ada di dalamnya. ‌‍‍‍‍‍‍‍‍ ‍‍‍‌ ‌ ‌ ‍‍‍
Rizqāan Lil`ibādi ۖ Wa 'Aĥyaynā Bihi Baldatan Maytāan ۚ Kadhālika Al-Khurūju 050-011 Semua itu Kami tumbuhkan untuk menjadi rezeki bagi hamba-hamba Kami. Kami menghidupkan, dengan air itu, tanah yang telah kering tumbuhannya. Seperti itulah orang-orang yang mati akan dikeluarkan dari kuburan mereka pada hari kebangkitan. ‌‍‌ ‍‍‍‌‌ ۖ ‌‌‌ ‍ ‌ ‌ۚ ‍‍‍‌
Kadhdhabat Qablahum Qawmu Nūĥin Wa 'Aşĥābu Ar-Rassi Wa Thamūdu 050-012 Sebelum mereka, telah banyak umat yang mendustakan para rasul, seperti kaum Nabi Nh, penduduk Rass, kaum Tsamd, kaum 'Ad, Fir'aun, kaum Nabi Lth, penduduk Aykah, dan kaum Tubba'. Mereka semua telah mendustakan para rasul yang diutus kepada mereka. Maka, mereka berhak mendapat siksa kehancuran yang Aku janjikan kepada mereka. ‍‍‍‍‌ ‌‌‍‍‍‍‍ ‌‌
Wa `Ādun Wa Fir`awnu Wa 'Ikhwānu Lūţin 050-013 Sebelum mereka, telah banyak umat yang mendustakan para rasul, seperti kaum Nabi Nh, penduduk Rass, kaum Tsamd, kaum 'Ad, Fir'aun, kaum Nabi Lth, penduduk Aykah, dan kaum Tubba'. Mereka semua telah mendustakan para rasul yang diutus kepada mereka. Maka, mereka berhak mendapat siksa kehancuran yang Aku janjikan kepada mereka. ‍‍‌ ‌‍ ‌‌‍‍‌
Wa 'Aşĥābu Al-'Aykati Wa Qawmu Tubba`in ۚ Kullun Kadhdhaba Ar-Rusula Faĥaqqa Wa`īdi 050-014 Sebelum mereka, telah banyak umat yang mendustakan para rasul, seperti kaum Nabi Nh, penduduk Rass, kaum Tsamd, kaum 'Ad, Fir'aun, kaum Nabi Lth, penduduk Aykah, dan kaum Tubba'. Mereka semua telah mendustakan para rasul yang diutus kepada mereka. Maka, mereka berhak mendapat siksa kehancuran yang Aku janjikan kepada mereka. ‌‍‍‍‍‍ ‌‍ۚ‍ ‍
'Afa`ayīnā Bil-Khalqi Al-'Awwali ۚ Bal Hum Fī Labsin Min Khalqin Jadīdin 050-015 Apakah keinginan dan kekuasaan Kami telah hilang, sehingga Kami tidak mampu menghidupkan kembali penciptaan yang pertama? Sungguh Kami tidak lemah seperti yang mereka duga. Bahkan sebenarnya mereka berada dalam keragu-raguan akan penciptaan yang baru setelah kematian. ‌ ‍‍‍‍‍ ۚ‍‍‌ ‍‌ ‍‍
Wa Laqad Khalaq Al-'Insāna Wa Na`lamu Mā Tuwaswisu Bihi Nafsuhu ۖ Wa Naĥnu 'Aqrabu 'Ilayhi Min Ĥabli Al-Warīdi 050-016 Aku bersumpah, "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia, dan Kami selalu mengetahui apa yang dibisikkan oleh hati mereka. Kami--dengan pengetahuan Kami terhadap semua keadaan manusia--lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya sendiri yang paling dekat dengannya. ‍‍‍‍‍‌ ‍‍‍‍ ‌ ‌ ‍ ۖ ‌ ‌‍‍‍‍ ‌‍‍‍‍ ‍‌‍‍
'Idh Yatalaqqá Al-Mutalaqqiyāni `Ani Al-Yamīni Wa `Ani Ash-Shimāli Qa`īdun 050-017 Yaitu ketika dua orang malaikat penjaga mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. ‌‌ ‍‍‍‍‌ ‍‍‍‍‍‍ ‍‍‍‍ ‌ ‍‍‍‍
Mā Yalfižu Min Qawlin 'Illā Ladayhi Raqībun `Atīdun 050-018 Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat penjaga yang siap mencatatnya. ‌ ‍ ‍‌ ‌ ‌‌ ‍ ‌‍‍‍
Wa Jā'at Sakratu Al-Mawti Bil-Ĥaqqi ۖ Dhālika Mā Kunta Minhu Taĥīdu 050-019 Dan datanglah sakaratulmaut (bencana kematian) dengan sebenar-benarnya tanpa ada suatu keraguan sedikit pun. Perkara yang benar itulah yang kamu takuti dan lari daripadanya. ‍‍‌ ‍ ۖ ‌ ‌ ‍‌‍‍‍ ‍‌‍‍
Wa Nufikha Fī Aş-Şūri ۚ Dhālika Yawmu Al-Wa`īdi 050-020 Dan ditiuplah sangkakala sebagai tanda kebangkitan. Tiupan sangkakala itu terjadi pada hari ditimpakannya azab yang diancamkan kepada mereka. ‍‍‍‍‌ ۚ ‌ ‍
Wa Jā'at Kullu Nafsin Ma`ahā Sā'iqun Wa Shahīdun 050-021 Tiap-tiap diri, yang baik dan yang buruk, akan datang ke padang mahsyar bersama malaikat yang menggiringnya dan yang menjadi saksi atas perbuatannya. ‍‍‌ ‌ ‍‍‍‌ ‌
Laqad Kunta Fī Ghaflatin Min Hādhā Fakashafnā `Anka Ghiţā'aka Fabaşaruka Al-Yawma Ĥadīdun 050-022 Kemudian, sebagai celaan bagi orang-orang yang mendustakan, dikatakanlah kepada mereka, "Sesungguhnya, ketika di dunia, kalian telah melalaikan apa yang kalian rasakan sekarang. Kami telah membuka tabir yang menutupi mata kalian untuk melihat masalah-masalah keakhiratan, sehingga pada hari ini penglihatan kalian menjadi tajam dan kuat." ‌ ‍‌‍‍‌ ‍‌ ‌‌ ‌ ‍‌‍‍‍‍‌ ‍‍‍
Wa Qāla Qarīnuhudhā Mā Ladayya `Atīdun 050-023 Setan yang menyertai manusia waktu di dunia berkata, "Orang kafir yang ada di sisiku ini telah siap untuk dimasukkan ke dalam neraka, karena aku telah menyesatkannya." ‌‌ ‌
'Alqiyā Fī Jahannama Kulla Kaffārin `Anīdin 050-024 Dikatakan kepada kedua malaikat, "Campakkanlah ke dalam neraka setiap orang yang benar-benar kafir, sombong, tidak mau mengikuti kebenaran, orang yang menghalang-halangi setiap kebaikan, orang yang zalim dan menentang kebenaran dan orang yang meragukan Allah dan apa yang diturunkan-Nya. ‍‌ ‍‍‍‍ ‍‍‍‌‌
Mannā`in Lilkhayri Mu`tadin Murībin 050-025 Dikatakan kepada kedua malaikat, "Campakkanlah ke dalam neraka setiap orang yang benar-benar kafir, sombong, tidak mau mengikuti kebenaran, orang yang menghalang-halangi setiap kebaikan, orang yang zalim dan menentang kebenaran dan orang yang meragukan Allah dan apa yang diturunkan-Nya. ‍‍‍‍‌ ‍‍‍‍‍‍‍‌ ‌ ‍
Al-Ladhī Ja`ala Ma`a Allāhi 'Ilahāan 'Ākhara Fa'alqiyāhu Fī Al-`Adhābi Ash-Shadīdi 050-026 Yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah, maka lemparkanlah ia ke dalam siksa yang amat pedih." ‍ ‌‌‌ ‌‍‍‍‌ ‍‍‍‍‍‍‍ ‍‍‌
Qāla Qarīnuhu Rabbanā Mā 'Aţghaytuhu Wa Lakin Kāna Fī Đalālin Ba`īdin 050-027 Setan (yang menyesatkannya) membantah ucapan orang kafir dengan mengatakan, "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya, tetapi ia sendiri telah berada dalam kesesatan yang jauh, lalu aku bantu ia dengan cara menggodanya." ‌‍‌ ‍‌ ‌‍‍‍‍‍‍‍‍ ‌‍‌‍‍
Qāla Lā Takhtaşimū Ladayya Wa Qad Qaddamtu 'Ilaykum Bil-Wa`īdi 050-028 Allah berfirman kepada orang-orang kafir dan setan-setan yang menemaninya, "Janganlah kalian bertengkar di hadapan-Ku pada hari perhitungan dan pembalasan ini. Di dunia, Aku telah memberikan kalian ancaman atas kekufuran melalui risalah-Ku kepada kalian, tetapi kalian tidak percaya." ‌ ‍‍‍‍‍‍‍‌ ‌‍‍ ‌ ‍
Mā Yubaddalu Al-Qawlu Ladayya Wa Mā 'Anā Bižallāmin Lil`abīdi 050-029 Keputusan dan janji-Ku untuk memasukkan orang-orang kafir ke dalam neraka tidak akan berubah. Aku tidak akan berbuat aniaya kepada hamba-Ku, sehingga Aku tidak akan menyiksa seorang hamba yang tidak melakukan dosa. ‍‍ ‌‍‌ ‌‌ ‍‍‍
Yawma Naqūlu Lijahannama Hal Amtala'ti Wa Taqūlu Hal Min Mazīdin 050-030 Pada hari ketika Kami bertanya kepada neraka jahanam, sebagai celaan bagi orang-orang kafir, "Apakah kamu sudah penuh?" Lalu jahanam menjawab dengan marah kepada mereka, "Masih adakah tambahan yang lain dari orang-orang yang zalim itu?" ‍‍‍‍ ‌‍‍‍ ‍‌
Wa 'Uzlifati Al-Jannatu Lilmuttaqīna Ghayra Ba`īdin 050-031 Dan didekatkannya surga itu kepada orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan--dengan menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya--pada tempat yang tidak jauh dari mereka. ‌‌ ‍‍‍ ‍‍‍‍‍‍‍
dhā Mā Tū`adūna Likulli 'Awwābin Ĥafīžin 050-032 Ini adalah pahala yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang kembali kepada-Nya dan memelihara syariat-Nya. ‌‌ ‌ ‍‍‌ ‌‌‍‍‌
Man Khashiya Ar-Raĥmana Bil-Ghaybi Wa Jā'a Biqalbin Munībin 050-033 Yaitu orang yang takut kepada siksa Allah yang rahmat-Nya mencakup segala sesuatu, meskipun ia tidak melihat-Nya. Dan di akhirat ia datang dengan hati yang bertobat. ‍‌ ‍‍‍‍‍ ‌‍‍‍‌‌ ‍‍‍
Adkhulūhā Bisalāmin ۖ Dhālika Yawmu Al-Khulūdi 050-034 Sebagai penghormatan, Allah berkata kepada mereka, "Masukilah surga itu dengan aman. Hari ketika kamu masuk surga itu adalah hari kekekalan yang tiada berakhir." ‍‍‍‌ ‌ۖ ‌ ‍ ‍‍‍‌
Lahum Mā Yashā'ūna Fīhā Wa Ladaynā Mazīdun 050-035 Orang-orang yang bertakwa akan memperoleh semua apa yang dikehendakinya di surga. Dan di sisi Kami ada tambahan kenikmatan yang tidak terdetik sedikit pun dalam hati manusia. ‌ ‍‍‍‍‍‌ ‌ ‌‌
Wa Kam 'Ahlaknā Qablahum Min Qarnin Hum 'Ashaddu Minhum Baţshāan Fanaqqabū Fī Al-Bilādi Hal Min Maĥīşin 050-036 Berapa banyak umat-umat terdahulu, sebelum mereka, yang mendustakan telah Kami binasakan. Umat- umat tersebut lebih besar kekuatannya daripada mereka sehingga dapat menjelajahi berbagai negeri dan mengadakan penelitian dan pencarian. Tetapi apakah mereka mendapatkan tempat lari dari kebinasaan? ‌‌ ‍‍‍ ‍‌ ‍ ‌‌ ‍‌‍‍‍ ‍‍‍‍‌‌ ‍‍‍‌‌ ‍‌
'Inna Fī Dhālika Ladhikrá Liman Kāna Lahu Qalbun 'Aw 'Alqá As-Sam`a Wa Huwa Shahīdun 050-037 Sesungguhnya di dalam siksa yang ditimpakan kepada umat-umat terdahulu itu terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati untuk mengetahui kebenaran, atau mendengarkan petunjuk dengan memperhatikannya. ‌ ‍‌‌ ‍‌‍‍ ‍ ‌‌‌ ‌‍‍‍‍‌ ‍ ‌‌
Wa Laqad Khalaq As-Samāwāti Wa Al-'Arđa Wa Mā Baynahumā Fī Sittati 'Ayyāmin Wa Mā Massanā Min Lughūbin 050-038 Aku bersumpah, "Sesungguhnya Kami telah menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, dan Kami tidak ditimpa keletihan sedikit pun. "(1) (1) Untuk penjelasan tentang "hari" pada ayat ini, lihat catatan kaki ayat 9-12 dari surat Fushshilat. ‍‍‍‍‍‌ ‍‌‍‍‌‌‍ ‌‌ ‌ ‌‍‍‍‌ ‌‌ ‌ ‍‌‍‍
şbir `Alá Mā Yaqūlūna Wa Sabbiĥ Biĥamdi Rabbika Qabla Ţulū`i Ash-Shamsi Wa Qabla Al-Ghurūbi 050-039 Jika hal itu telah jelas, maka bersabarlah, wahai Rasul, terhadap kepalsuan dan kebohongan yang diucapkan oleh orang-orang yang mendustakan di sekitar risalahmu. Sucikanlah Pencipta dan Pemeliharamu dari setiap kekurangan dengan memuji-Nya di setiap pagi dan petang. Sebab nilai ibadah pada saat-saat tersebut amat besar. Bertasbihlah juga kepada-Nya di sebagian malam dan setelah salat. ‍‍‌ ‌ ‌ ‍‍‍‍‍‍‍ ‌ ‌ ‌‍ ‍‍‍‍‍‍ ‍ ‌‍‍‍‍‍‍‌
Wa Mina Al-Layli Fasabbiĥhu Wa 'Adbāra As-Sujūdi 050-040 Jika hal itu telah jelas, maka bersabarlah, wahai Rasul, terhadap kepalsuan dan kebohongan yang diucapkan oleh orang-orang yang mendustakan di sekitar risalahmu. Sucikanlah Pencipta dan Pemeliharamu dari setiap kekurangan dengan memuji-Nya di setiap pagi dan petang. Sebab nilai ibadah pada saat-saat tersebut amat besar. Bertasbihlah juga kepada-Nya di sebagian malam dan setelah salat. ‍‍‍‍‍ ‌‌‍‍‌‍‍‌
Wa Astami` Yawma Yunādi Al-Munādi Min Makānin Qarībin 050-041 Perhatikanlah berita tentang hari kiamat yang telah dikabarkan kepadamu, yaitu pada hari ketika malaikat penyeru memanggil orang yang dipanggilnya dari tempat yang dekat. Yaitu pada hari ketika mereka mendengar tiupan yang kedua dengan sebenar-benarnya, yaitu hari kebangkitan. Pada waktu itulah manusia dikeluarkan dari kuburnya. ‌ ‍‍‍‌‌ ‍‍‌‌ ‍‌‍‍
Yawma Yasma`ūna Aş-Şayĥata Bil-Ĥaqqi ۚ Dhālika Yawmu Al-Khurūji 050-042 Perhatikanlah berita tentang hari kiamat yang telah dikabarkan kepadamu, yaitu pada hari ketika malaikat penyeru memanggil orang yang dipanggilnya dari tempat yang dekat. Yaitu pada hari ketika mereka mendengar tiupan yang kedua dengan sebenar-benarnya, yaitu hari kebangkitan. Pada waktu itulah manusia dikeluarkan dari kuburnya. ‍‍ ‍‍‍ ‍ ۚ ‌ ‍ ‍‍‍‌
'Innā Naĥnu Nuĥyī Wa Numītu Wa 'Ilaynā Al-Maşīru 050-043 Sesungguhnya hanya Kami yang menghidupkan dan mematikan makhluk hidup di dunia, dan hanya kepada Kami mereka akan kembali. ‍‌ ‌‍‍‍‍‍ ‌‌‌ ‍‍
Yawma Tashaqqaqu Al-'Arđu `Anhum Sirā`āan ۚ Dhālika Ĥashrun `Alaynā Yasīrun 050-044 Yaitu pada hari ketika bumi terbelah-belah mengeluarkan mereka menuju padang mahsyar dengan cepat. Peristiwa itu adalah pengumpulan yang sangat mudah bagi Kami. ‍‍ ‌‍ ‍‌‍‍‍ ‍‌‌ۚ ‌ ‌ ‌
Naĥnu 'A`lamu Bimā Yaqūlūna ۖ Wa Mā 'Anta `Alayhim Bijabbārin ۖ Fadhakkir Bil-Qur'āni Man Yakhāfu Wa`īdi 050-045 Kami lebih mengetahui kebohongan yang telah mereka tuduhkan terhadap risalahmu. Kamu sekali-kali bukan seorang penguasa yang memaksa mereka untuk mengikuti keinginanmu. Tetapi, kamu adalah seorang pemberi peringatan. Maka berilah peringatan, dengan al-Qur'n, kepada orang Mukmin yang takut kepada siksa-Ku, sehingga peringatan itu bermanfaat baginya. ‌ ‌ ‍‍‍‍‍‍‍ ۖ ‌‍‌ ‌‌‍ ‍‍‍‌‌ۖ‌ ‍‍‍‍‌ ‍‌‍‍
Toggle thick letters. Most people make the mistake of thickening thin letters in the words that have other (highlighted) thick letter Toggle to highlight thick letters
Next Sūrah