Roman Script    Reciting key words            Previous Sūrah    Quraan Index    Home  

48) Sūrat Al-Fatĥ

Printed format

48)

Toggle thick letters. Most people make the mistake of thickening thin letters in the words that have other (highlighted) thick letter Toggle to highlight thick letters
'Innā Fataĥnā Laka Fatĥāan Mubīnāan 048-001 [[48 ~ AL-FATH (KEMENANGAN) Pendahuluan: Madaniyyah, 29 ayat ~ Surat ini diawali dengan pembicaraan tentang kemenangan yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berpengaruh begitu besar pada tersebarnya agama Islam dan kejayaan umat Islam. Di samping itu, dijelaskan pula bahwa Allah meneguhkan hati umat Islam agar keimanan mereka semakin bertambah kuat. Disebutkan juga, dalam surat ini, siksaan yang diterima orang-orang munafik dan musyrik akibat meragukan bahwa Allah akan membela Rasul-Nya, dan bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai saksi dan pembawa kabar gembira demi mewujudnyatakan keimanan kepada Allah. Setelah itu surat ini berbicara mengenai baiat orang-orang yang percaya dan memenuhi janji Rasulullah, kebohongan orang-orang yang meminta izin untuk tidak ikut berperang bersama Rasulullah karena mengira bahwa Allah tidak akan membela Rasul-Nya, dan permintaan mereka untuk berperang bersama Rasulullah demi mencari harta rampasan perang belaka. Pada bagian lain diterangkan bahwa orang-orang yang meminta izin itu diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kakuatan besar dan bahwa tidak ada dosa bagi siapa yang tidak ikut berperang dengan alasan yang benar. Dijelaskan pula mengenai kebaikan besar yang telah dijanjikan Allah kepada orang-orang yang diridai-Nya pada Bay'at al-Ridlwn, kehancuran orang-orang munafik ketika memerangi orang-orang Mukmin, hikmah larangan Allah bagi orang-orang kafir untuk memerangi orang-orang Mukmin dan larangan bagi orang-orang Mukmin untuk memerangi orang-orang kafir pada hari penaklukan kota Mekah (Fath Makkah). Sebagai khatimah, surat ini ditutup dengan penjelasan bahwa Allah telah membenarkan mimpi Rasul-Nya yang akan memasuki Masjidil Haram bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad dan para pengikutnya yang beriman bersikap keras terhadap orang-orang kafir dan berkasih sayang terhadap sesamanya, sifat dan tanda-tanda orang-orang Mukmin yang ada dalam kitab Tawrt dan Injl, serta janji Allah kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh untuk diampuni dosanya dan diberi pahala yang besar.]] Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu, hai Muhammad, kemenangan yang nyata, yaitu kemenangan kebenaran melawan kebatilan, agar Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dengan tersebarnya dakwahmu. Selain itu, juga agar Allah meneguhkan kamu di atas jalan yang lurus dan menolong kamu dari musuh-musuh yang menentang kerasulanmu dengan pertolongan yang kuat. ‍‌ ‌
Liyaghfira Laka Allāhu Mā Taqaddama Min Dhanbika Wa Mā Ta'akhkhara Wa Yutimma Ni`matahu `Alayka Wa Yahdiyaka Şirāţāan Mustaqīmāan 048-002 [[48 ~ AL-FATH (KEMENANGAN) Pendahuluan: Madaniyyah, 29 ayat ~ Surat ini diawali dengan pembicaraan tentang kemenangan yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berpengaruh begitu besar pada tersebarnya agama Islam dan kejayaan umat Islam. Di samping itu, dijelaskan pula bahwa Allah meneguhkan hati umat Islam agar keimanan mereka semakin bertambah kuat. Disebutkan juga, dalam surat ini, siksaan yang diterima orang-orang munafik dan musyrik akibat meragukan bahwa Allah akan membela Rasul-Nya, dan bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai saksi dan pembawa kabar gembira demi mewujudnyatakan keimanan kepada Allah. Setelah itu surat ini berbicara mengenai baiat orang-orang yang percaya dan memenuhi janji Rasulullah, kebohongan orang-orang yang meminta izin untuk tidak ikut berperang bersama Rasulullah karena mengira bahwa Allah tidak akan membela Rasul-Nya, dan permintaan mereka untuk berperang bersama Rasulullah demi mencari harta rampasan perang belaka. Pada bagian lain diterangkan bahwa orang-orang yang meminta izin itu diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kakuatan besar dan bahwa tidak ada dosa bagi siapa yang tidak ikut berperang dengan alasan yang benar. Dijelaskan pula mengenai kebaikan besar yang telah dijanjikan Allah kepada orang-orang yang diridai-Nya pada Bay'at al-Ridlwn, kehancuran orang-orang munafik ketika memerangi orang-orang Mukmin, hikmah larangan Allah bagi orang-orang kafir untuk memerangi orang-orang Mukmin dan larangan bagi orang-orang Mukmin untuk memerangi orang-orang kafir pada hari penaklukan kota Mekah (Fath Makkah). Sebagai khatimah, surat ini ditutup dengan penjelasan bahwa Allah telah membenarkan mimpi Rasul-Nya yang akan memasuki Masjidil Haram bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad dan para pengikutnya yang beriman bersikap keras terhadap orang-orang kafir dan berkasih sayang terhadap sesamanya, sifat dan tanda-tanda orang-orang Mukmin yang ada dalam kitab Tawrt dan Injl, serta janji Allah kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh untuk diampuni dosanya dan diberi pahala yang besar.]] Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu, hai Muhammad, kemenangan yang nyata, yaitu kemenangan kebenaran melawan kebatilan, agar Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dengan tersebarnya dakwahmu. Selain itu, juga agar Allah meneguhkan kamu di atas jalan yang lurus dan menolong kamu dari musuh-musuh yang menentang kerasulanmu dengan pertolongan yang kuat. ‍‍‍‍‍‍‌ ‍ ‌ ‍‍‍‍ ‍‌ ‌‌‍ ‌‌ ‍‌ ‌‍‍‍‍ ‌ ‌ ‍‍‍
Wa Yanşuraka Allāhu Naşan `Azīzāan 048-003 [[48 ~ AL-FATH (KEMENANGAN) Pendahuluan: Madaniyyah, 29 ayat ~ Surat ini diawali dengan pembicaraan tentang kemenangan yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berpengaruh begitu besar pada tersebarnya agama Islam dan kejayaan umat Islam. Di samping itu, dijelaskan pula bahwa Allah meneguhkan hati umat Islam agar keimanan mereka semakin bertambah kuat. Disebutkan juga, dalam surat ini, siksaan yang diterima orang-orang munafik dan musyrik akibat meragukan bahwa Allah akan membela Rasul-Nya, dan bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai saksi dan pembawa kabar gembira demi mewujudnyatakan keimanan kepada Allah. Setelah itu surat ini berbicara mengenai baiat orang-orang yang percaya dan memenuhi janji Rasulullah, kebohongan orang-orang yang meminta izin untuk tidak ikut berperang bersama Rasulullah karena mengira bahwa Allah tidak akan membela Rasul-Nya, dan permintaan mereka untuk berperang bersama Rasulullah demi mencari harta rampasan perang belaka. Pada bagian lain diterangkan bahwa orang-orang yang meminta izin itu diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kakuatan besar dan bahwa tidak ada dosa bagi siapa yang tidak ikut berperang dengan alasan yang benar. Dijelaskan pula mengenai kebaikan besar yang telah dijanjikan Allah kepada orang-orang yang diridai-Nya pada Bay'at al-Ridlwn, kehancuran orang-orang munafik ketika memerangi orang-orang Mukmin, hikmah larangan Allah bagi orang-orang kafir untuk memerangi orang-orang Mukmin dan larangan bagi orang-orang Mukmin untuk memerangi orang-orang kafir pada hari penaklukan kota Mekah (Fath Makkah). Sebagai khatimah, surat ini ditutup dengan penjelasan bahwa Allah telah membenarkan mimpi Rasul-Nya yang akan memasuki Masjidil Haram bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad dan para pengikutnya yang beriman bersikap keras terhadap orang-orang kafir dan berkasih sayang terhadap sesamanya, sifat dan tanda-tanda orang-orang Mukmin yang ada dalam kitab Tawrt dan Injl, serta janji Allah kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh untuk diampuni dosanya dan diberi pahala yang besar.]] Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu, hai Muhammad, kemenangan yang nyata, yaitu kemenangan kebenaran melawan kebatilan, agar Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dengan tersebarnya dakwahmu. Selain itu, juga agar Allah meneguhkan kamu di atas jalan yang lurus dan menolong kamu dari musuh-musuh yang menentang kerasulanmu dengan pertolongan yang kuat. ‍‌‍‍‍‍‍‍ ‍ ‍‍‍‍‌‌ ‌
Huwa Al-Ladhī 'Anzala As-Sakīnata Fī Qulūbi Al-Mu'uminīna Liyazdādū 'Īmānāan Ma`a 'Īmānihim ۗ Wa Lillāh Junūdu As-Samāwāti Wa Al-'Arđi ۚ Wa Kāna Allāhu `Alīmāan Ĥakīmāan 048-004 Allahlah yang menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang Mukmin supaya bertambah keyakinan mereka di samping keyakinan yang telah ada. Hanya milik Allahlah tentara langit dan bumi, dan Dia yang mengatur semua itu sesuai dengan kehendak-Nya. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu lagi Maha Bijaksana dalam mengatur segala sesuatu. ‌‌‍‍‍‍ ‍‍‍‍ ‌‌‌‌ ‌‌ ‌ ۗ‍‍‌‌ ‍‌‍‍‌‌‍ ۚ ‌‍‍‍ ‍ ‌
Liyudkhila Al-Mu'uminīna Wa Al-Mu'umināti Jannātin Tajrī Min Taĥtihā Al-'Anhāru Khālidīna Fīhā Wa Yukaffira `Anhum Sayyi'ātihim ۚ Wa Kāna Dhālika `Inda Allāhi Fawzāan `Ažīmāan 048-005 Semua itu agar Allah memasukkan orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, dan Rasul-Nya ke dalam surga yang dialiri sungai-sungai di bawahnya dan mereka hidup kekal di dalamnya. Juga agar Dia menghapus segala kesalahan mereka. Balasan itu di sisi Allah merupakan keberuntungan yang besar. Juga agar Dia menyiksa orang-orang munafik, laki-laki dan perempuan, serta orang-orang musyrik, laki-laki dan perempuan, yang berburuk sangka kepada Allah dengan menyangka bahwa Allah tidak akan membela Rasul-Nya. Mereka akan mendapat kebinasaan yang buruk dan mereka tidak akan dapat lepas darinya. Allah memurkai mereka dan menjauhkan mereka dari rahmat-Nya serta menyediakan untuk mereka neraka jahanam sebagai tempat kembali yang amat buruk untuk menyiksa mereka. ‍‍‍‍‍‍ ‌‍‍‍‍‍‍‌ ‍‍‍ ‍‌‍‍‍‍‌‌ ‍‍‍‍ ‌ ‌‍‍‍‌ ‍‌‍‍‍ ‍‍‍ۚ ‌‍‍‍ ‌ ‍‌‍‍‍‌ ‍ ‌‌‌ ‍‍‍
Wa Yu`adhdhiba Al-Munāfiqīna Wa Al-Munāfiqāti Wa Al-Mushrikīna Wa Al-Mushrikāti Až-Žānnīna Billāhi Žanna As-Saw'i ۚ `Alayhim Dā'iratu As-Saw'i ۖ Wa Ghađiba Allāhu `Alayhim Wa La`anahum Wa 'A`adda Lahum Jahannama ۖ Wa Sā'at Maşīrāan 048-006 Semua itu agar Allah memasukkan orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, dan Rasul-Nya ke dalam surga yang dialiri sungai-sungai di bawahnya dan mereka hidup kekal di dalamnya. Juga agar Dia menghapus segala kesalahan mereka. Balasan itu di sisi Allah merupakan keberuntungan yang besar. Juga agar Dia menyiksa orang-orang munafik, laki-laki dan perempuan, serta orang-orang musyrik, laki-laki dan perempuan, yang berburuk sangka kepada Allah dengan menyangka bahwa Allah tidak akan membela Rasul-Nya. Mereka akan mendapat kebinasaan yang buruk dan mereka tidak akan dapat lepas darinya. Allah memurkai mereka dan menjauhkan mereka dari rahmat-Nya serta menyediakan untuk mereka neraka jahanam sebagai tempat kembali yang amat buruk untuk menyiksa mereka. ‍‍‍‍‍ ‌‍‍‍‍‍‍ ‌‍‍ ‍‍‍‍‍‍ ‍ ‍‍‌‌ ۚ‍‍‌ ‍‍‌‌ ۖ ‌‍‍‍‍‍‍ ‌ ‌‌‌ ‍‍‍ۖ ‌‍‍‍‌ ‍‍‍‍‍
Wa Lillāh Junūdu As-Samāwāti Wa Al-'Arđi ۚ Wa Kāna Allāhu `Azīzāan Ĥakīmāan 048-007 Kepunyaan Allahlah tentara langit dan bumi, dan Dia yang mengatur semua itu dengan bijak menurut kehendak-Nya. Allah Mahaperkasa atas segala sesuatu lagi Mahabijaksana dalam mengatur. ‍‍‌‌ ‍‌‍‍‌‌‍ ۚ ‌‍‍‍ ‍ ‌‌
'Innā 'Arsalnāka Shāhidāan Wa Mubashshirāan Wa Nadhīrāan 048-008 Sesungguhnya Kami telah mengutusmu, wahai Muhammad, sebagai saksi atas umatmu dan umat-umat terdahulu, dan sebagai pembawa berita gembira kepada orang-orang yang bertakwa berupa pahala yang baik serta pemberi peringatan kepada orang-orang yang berbuat maksiat berupa siksa yang buruk. ‌ ‌‌‍‍‍‌ ‌‍‌ ‌‍
Litu'uminū Billāhi Wa Rasūlihi Wa Tu`azzirūhu Wa Tuwaqqirūhu Wa Tusabbiĥūhu Bukratan Wa 'Aşīlāan 048-009 Supaya kalian, orang-orang yang diutus rasul kepadanya, beriman kepada Allah dan rasul-Nya, membela Allah dengan cara membela agama-Nya dan mengagungkan-Nya serta mennyucikan-Nya pagi dan petang dari hal-hal yang tidak sesuai dengan kebesaran-Nya. ‌ ‍‍ ‌‌‍ ‌‌‍‍‌ ‌‍‍‍‌ ‌‍‍‍ ‌ ‌‌‍
'Inna Al-Ladhīna Yubāyi`ūnaka 'Innamā Yubāyi`ūna Allāha Yadu Allāhi Fawqa 'Aydīhim ۚ Faman Nakatha Fa'innamā Yankuthu `Alá Nafsihi ۖ Wa Man 'Awfá Bimā `Āhada `Alayhu Allāha Fasayu'utīhi 'Ajan `Ažīmāan 048-010 Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepadamu--untuk menolong dengan segala kemampuan--sebenarnya mereka berjanji kepada Allah. Kekuatan Allah menyertaimu dan selalu berada di atas kekuatan mereka. Barangsiapa melanggar janjimu setelah dikokohkannya janji itu, maka mudaratnya akan menimpa diri mereka sendiri. Dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah--dengan menyempurnakan baiat kepadamu--maka Allah akan memberinya pahala yang sangat besar. ‍‍‍‍ ‌‍‌ ‍‍‍ ‍ ‌ ‍ ‍ۚ ‍‌ ‍‌ ‍‌‍‍‍ ‌ ‍ ۖ ‌‍‌ ‌‌‌ ‌ ‌ ‍‍‍‍ ‍‍‍‍‍ ‌‍‌‌ ‍‍‍
Sayaqūlu Laka Al-Mukhallafūna Mina Al-'A`rābi Shaghalatnā 'Amwālunā Wa 'Ahlūnā Fāstaghfir Lanā ۚ Yaqūlūna Bi'alsinatihim Mā Laysa Fī Qulūbihim ۚ Qul Faman Yamliku Lakum Mina Allāhi Shay'āan 'In 'Arāda Bikum Đaran 'Aw 'Arāda Bikum Naf`āan ۚ Bal Kāna Allāhu Bimā Ta`malūna Khabīrāan 048-011 Penduduk Badui yang munafik dan tidak ikut berperang akan berkata kepadamu, ketika kamu pulang, "Kami disibukkan oleh harta dan keluarga kami sehingga tidak dapat ikut berperang. Oleh karena itu, mintakanlah ampunan bagi kami." Mereka mengatakan sesuatu yang berbeda dengan apa yang ada di dalam hatinya. Jawablah, "Siapa yang dapat menghalang-halangi ketetapan Allah jika Dia hendak merugikan atau menguntungkan kalian? Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan." ‍‍‍‍‍‍ ‍‌‍‍‍‍‌ ‌‌‌ ‌‌‌ ‍‍‍‍‍‌ ‌ ۚ‍‍‍‍‍‍ ‌ ‍‍‍ۚ ‍ ‍‌ ‍ ‍‍‍‍‌‌ ‌‌ ‌‌‍‌‌‌ ‍‌‌ ‌‌‌ ‌‌‍‌‌‌ ۚ‍‍ ‍ ‌ ‍‍‍ ‍‍
Bal Žanantum 'An Lan Yanqaliba Ar-Rasūlu Wa Al-Mu'uminūna 'Ilá 'Ahlīhim 'Abadāan Wa Zuyyina Dhālika Fī Qulūbikum Wa Žanantum Žanna As-Saw'i Wa Kuntum Qawmāanan 048-012 Tetapi kalian mengira bahwa Rasulullah dan orang-orang Mukmin tidak akan kembali kepada keluarganya dari medan perang selama-lamanya sehingga kalian enggan untuk ikut pergi berperang. Prasangka semacam itu terukir indah di dalam hati kalian. Kalian juga berprasangka buruk dalam setiap urusan. Dan menurut pengetahuan Allah kalian termasuk orang-orang yang binasa dan berhak menerima murka dan siksa-Nya. ‍‍‌‍‍‍ ‌‌ ‍‌ ‍‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍ ‌‍‌ ‌ ‌‌‌ ‌‌ ‌ ‍ ‌‍‍‍‌‍‍ ‍‍‌‌ ‌‍‌‍‍‌ ‌‌
Wa Man Lam Yu'umin Billāhi Wa Rasūlihi Fa'innā 'A`tadnā Lilkāfirīna Sa`īrāan 048-013 Barangsiapa tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi orang-orang kafir. ‍‌ ‍‌‍ ‌‌‍ ‌ ‌‍‌ ‍‍‍‍‍ ‍
Wa Lillāh Mulku As-Samāwāti Wa Al-'Arđi ۚ Yaghfiru Liman Yashā'u Wa Yu`adhdhibu Man Yashā'u ۚ Wa Kāna Allāhu Ghafūan Raĥīmāan 048-014 Hanya kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi, dan Dia yang mengaturnya dengan penuh kuasa dan bijak. Dia akan mengampuni dosa bagi siapa yang dikehendaki dan mengazab siapa yang dikehendaki dengan kebijaksanaan-Nya. Dan Allah Mahabesar ampunan lagi Mahaluas rahmat. ‍‌‍‍‌‌‍ ۚ‍‍‍‍‍‍‌ ‍‌‍‍‌‌ ‌ ‍‌‍‍‌‌ ۚ ‌‍‍‍ ‍‌‌‌ ‌‍
Sayaqūlu Al-Mukhallafūna 'Idhā Anţalaqtum 'Ilá Maghānima Lita'khudhūhā Dharūnā Nattabi`kum ۖ Yurīdūna 'An Yubaddilū Kalāma Allāhi ۚ Qul Lan Tattabi`ūnā Kadhālikum Qāla Allāhu Min Qablu ۖ Fasayaqūlūna Bal Taĥsudūnanā ۚ Bal Kānū Lā Yafqahūna 'Illā Qalīlāan 048-015 Penduduk Badui yang munafik dan tidak ikut perang bersamamu akan berkata, "Apabila kamu pergi untuk mengambil harta rampasan perang yang telah dijanjikan Allah kepadamu, maka izinkanlah kami mengikutimu untuk mengambilnya." Dengan begitu mereka ingin mengubah janji Allah untuk memberikan harta rampasan perang kepada orang-orang yang keluar bersama Rasulullah ke Hudaibiyah. Katakanlah kepada mereka, wahai Muhammad, "Kalian tidak akan boleh mengikuti kami." Ketentuan yang tidak membolehkan mereka ikut mengambil harta rampasan perang pernah ditetapkan Allah sebelumnya bagi orang-orang yang ikut berperang bersama Rasulullah. Mereka lalu akan mengatakan, "Allah tidak memerintahkan kalian demikian. Sebenarnya kalian hanya dengki kepada kami kalau kami bergabung dengan kalian dalam harta itu." Dengan perkataan itu mereka sebenarnya tidak memahami syariat Allah kecuali sedikit. ‍‍‍‍‍‍ ‌‌‌‌ ‍‍‍‍‍‍‍ ‌‌ ‍‍‍‍ ‍‍‌‌ ‌‌‌‌ ۖ‍‍‌ ‌‌ ۚ ‍ ‍‌ ‍ ‍‌ ‍‍ۖ‍‍‍‍‍‍ ‌‌ ۚ ‌ ‌ ‍‍‍‍‍‍‍ ‌‌
Qul Lilmukhallafīna Mina Al-'A`rābi Satud`awna 'Ilá Qawmin 'Ūlī Ba'sin Shadīdin Tuqātilūnahum 'Aw Yuslimūna ۖ Fa'in Tuţī`ū Yu'utikumu Allāhu 'Ajan Ĥasanāan ۖ Wa 'In Tatawallaw Kamā Tawallaytum Min Qablu Yu`adhdhibkum `Adhābāan 'Alīmāan 048-016 Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tidak ikut turun ke medan perang, "Kalian akan diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kekuatan perang yang besar. Apabila kalian mematuhi ajakan itu, niscaya Allah akan memuliakan kalian dengan harta rampasan perang dan pahala di akhirat. Tetapi jika kalian berpaling seperti sebelumnya, niscaya Allah akan mengazab kalian dengan azab yang pedih." ‍ ‍‍‍‍‍‍‍‍‍‌ ‌‌ ‍‍‌ ‌‍‍‍‍‌‌ ‍‍‍‍ ‌‌‌ ‍‍‍ ۖ‍‍‍ ‌‍‌‌ ۖ ‌‌‌ ‌‌ ‌ ‍‌ ‍‍‍ ‌‌ ‌
Laysa `Alá Al-'A`má Ĥarajun Wa Lā `Alá Al-'A`raji Ĥarajun Wa Lā `Alá Al-Marīđi Ĥarajun ۗ Wa Man Yuţi`i Allāha Wa Rasūlahu Yudkhilhu Jannātin Tajrī Min Taĥtihā Al-'Anhāru ۖ Wa Man Yatawalla Yu`adhdhibhu `Adhābāan 'Alīmāan 048-017 Tiada dosa bagi orang-orang yang buta, cacat dan sakit untuk tidak ikut memerangi orang-orang kafir, karena mereka tidak mampu berperang. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya dalam setiap perintah dan larangan, niscaya Dia akan memasukkannya ke dalam surga yang luas yang di bawahnya dialiri sungai-sungai. Barangsiapa tidak taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Dia akan mengazabnya dengan azab yang pedih. ‍‍‍ ‌ ‌ ‍‌ ‌‌ ‌ ‌ ‌‌ ‌ ‍‍‍ۗ ‌‍‌‍‍‍ ‌‌‍‍‍‍ ‍‍‍‍‍‌ ‍‍‍ ‍‌‍‍‍‍‌‌ ۖ ‌‍‌ ‍ ‌‌ ‌
Laqad Rađiya Allāhu `Ani Al-Mu'uminīna 'Idh Yubāyi`ūnaka Taĥta Ash-Shajarati Fa`alima Mā Fī Qulūbihim Fa'anzala As-Sakīnata `Alayhim Wa 'Athābahum Fatĥāan Qarībāan 048-018 Sesungguhnya Allah benar-benar memperkenankan orang-orang Mukmin ketika berjanji setia kepadamu tanpa paksaan di bawah sebuah pohon. Dia mengetahui keikhlasan dan kesetiaan hati mereka kepada risalahmu. Dengan kesetiaan itu, Allah menurunkan ketenangan dan memberikan kemuliaan kepada mereka saat mengadakan baiat dan perdamaian, dan juga memberikan harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan Allah Mahaperkasa atas segala sesuatu lagi Mahabijaksana dalam setiap keputusan-Nya. ‌ ‌‍‍‍‍‍ ‌‌‌ ‍‍‍ ‌‍ ‌‌ ‌
Wa Maghānima Kathīratan Ya'khudhūnahā ۗ Wa Kāna Allāhu `Azīzāan Ĥakīmāan 048-019 Sesungguhnya Allah benar-benar memperkenankan orang-orang Mukmin ketika berjanji setia kepadamu tanpa paksaan di bawah sebuah pohon. Dia mengetahui keikhlasan dan kesetiaan hati mereka kepada risalahmu. Dengan kesetiaan itu, Allah menurunkan ketenangan dan memberikan kemuliaan kepada mereka saat mengadakan baiat dan perdamaian, dan juga memberikan harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan Allah Mahaperkasa atas segala sesuatu lagi Mahabijaksana dalam setiap keputusan-Nya. ‍‍‍ ‍ ‌ ‍‍‌‌ ۗ ‌‍‍‍ ‍ ‌‌
Wa`adakumu Allāhu Maghānima Kathīratan Ta'khudhūnahā Fa`ajjala Lakum Hadhihi Wa Kaffa 'Aydiya An-Nāsi `Ankum Wa Litakūna 'Āyatan Lilmu'uminīna Wa Yahdiyakum Şirāţāan Mustaqīmāan 048-020 Allah telah menjanjikan kalian harta rampasan yang banyak yang dapat kalian ambil pada waktu yang telah ditentukan. Lalu Dia menyegerakan harta rampasan yang telah dijanjikan untuk kalian itu, dan mencegah manusia untuk tidak membinasakan kalian. Hal itu supaya menjadi bukti bagi orang-orang Mukmin akan kebenaran janji Allah kepada mereka, dan supaya Dia memberi kamu petunjuk kepada jalan yang lurus dengan menaati-Nya dan mengikuti Rasul-Nya. Allah juga menjanjikan harta rampasan yang lain yang belum dapat kalian raih. Dia telah menjaganya dan akan memberikannya kepada kalian. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. ‍ ‍‍‍‍ ‍ ‌ ‍‍‌‌ ‌ ‌ ‍‍‍‍ ‍‌‍‍‍ ‌‍‍‍ ‌ ‍‍‍‍‍ ‌ ‌ ‍‍‍
Wa 'Ukhrá Lam Taqdirū `Alayhā Qad 'Aĥāţa Allāhu Bihā ۚ Wa Kāna Allāhu `Alá Kulli Shay'in Qadīrāan 048-021 Allah telah menjanjikan kalian harta rampasan yang banyak yang dapat kalian ambil pada waktu yang telah ditentukan. Lalu Dia menyegerakan harta rampasan yang telah dijanjikan untuk kalian itu, dan mencegah manusia untuk tidak membinasakan kalian. Hal itu supaya menjadi bukti bagi orang-orang Mukmin akan kebenaran janji Allah kepada mereka, dan supaya Dia memberi kamu petunjuk kepada jalan yang lurus dengan menaati-Nya dan mengikuti Rasul-Nya. Allah juga menjanjikan harta rampasan yang lain yang belum dapat kalian raih. Dia telah menjaganya dan akan memberikannya kepada kalian. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. ‌‍‌‌ ‍‍‍‍‌‌‌ ‌ ‌ ‌‍‍‍ ‍ ‌ ۚ ‌‍‍‍ ‍ ‌ ‍‍‍
Wa Law Qātalakumu Al-Ladhīna Kafarū Lawallaw Al-'Adbāra Thumma Lā Yajidūna Walīyāan Wa Lā Naşīrāan 048-022 Dan sekiranya orang-orang kafir Mekah memerangi kalian dan tidak mau berdamai dengan kalian, pastilah mereka akan lari dalam keadaan kalah karena takut kepada kalian. Kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan penolong yang dapat melindungi dan menolong mereka. ‍‍‍‍ ‌‌ ‌‌ ‍‍‌‍‌ ‍‍‍‌‌ ‌‌ ‍‍‍‍‍
Sunnata Allāhi Allatī Qad Khalat Min Qablu ۖ Wa Lan Tajida Lisunnati Allāhi Tabdīlāan 048-023 Allah telah menetapkan ketentuan yang berlaku sejak dahulu bagi makhluk-Nya yaitu bahwa kemenangan itu adalah untuk Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin. Dan sekali-kali kamu tidak akan mendapatkan perubahan dalam ketentuan (sunnatullah) itu. ‍‍ ‍ ‍‌ ‍‍ۖ ‌‍‌ ‌ ‍‍‍‍ ‍‍‍
Wa Huwa Al-Ladhī Kaffa 'Aydiyahum `Ankum Wa 'Aydiyakum `Anhum Bibaţni Makkata Min Ba`di 'An 'Ažfarakum `Alayhim ۚ Wa Kāna Allāhu Bimā Ta`malūna Başīrāan 048-024 Hanya Allah yang menahan tangan orang-orang kafir untuk membinasakan kalian dan, hanya Dialah yang menahan tangan kalian untuk memerangi mereka di tengah kota Mekah sesudah Dia memenangkan kalian atas mereka. Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan. ‌ ‍‌‍‍‍ ‌‌ ‍‌‍‍‍ ‍‍‍‍ ‍‌ ‌ ‌‌ ‌‍‍‍ ۚ ‌‍‍‍ ‍ ‌ ‍‍‍‍‍‍‍
Humu Al-Ladhīna Kafarū Wa Şaddūkum `Ani Al-Masjidi Al-Ĥarāmi Wa Al-Hadya Ma`kūfāan 'An Yablugha Maĥillahu ۚ Wa Lawlā Rijālun Mu'uminūna Wa Nisā'un Mu'uminātun Lam Ta`lamūhum 'An Taţa'ūhum Fatuşībakum Minhum Ma`arratun Bighayri `Ilmin ۖ Liyudkhila Allāhu Fī Raĥmatihi Man Yashā'u ۚ Law Tazayyalū La`adhdhab Al-Ladhīna Kafarū Minhum `Adhābāan 'Alīmāan 048-025 Penduduk Mekahlah yang kafir dan menghalang-halangi kalian untuk memasuki al-Masjid al-Harm dan menghalang-halangi hewan kurban yang kalian bawa untuk sampai ke tempat penyembelihannya. Kalau sekiranya tidak karena khawatir bahwa kalian akan menimpakan kesusahan kepada orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, yang tidak kalian ketahui yang berada di antara orang-orang kafir Mekah sehingga kalian membunuh mereka yang menyebabkan kalian tercela dan terhina, niscaya Kami akan menjadikan kalian berkuasa atas mereka. Namun Allah menahan kalian dari membinasakan mereka supaya Dia dapat melindungi orang-orang Mukmin yang berada di tengah-tengah mereka dan orang-orang kafir yang masuk Islam. Kalau seandainya orang-orang Mukmin sudah dapat dibedakan, maka Kami pasti akan menghukum orang-orang yang bersikeras dalam kekufuran dengan siksa yang sangat pedih. Yaitu ketika orang-orang kafir menimbulkan kesombongan dalam hati mereka sebagaimana kesombongan jahiliyah. Lalu Allah menurunkan ketentraman pada Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin dan menetapkan pada diri mereka keterjagaan dari kesyirikan dan siksa. Mereka adalah orang-orang yang berhak untuk mendapatkannya. Ilmu Allah meliputi segala sesuatu. ‍‍‍‍ ‌‌ ‌‍‍‌ ‍‌ ‌ ‌‌‍‍‍‍ ۚ ‌‌ ‍‍‌ ‍‍‍ ‌‍‍‍‌ ‍‍‍ ‌ ‌‌‍‍‍‍‍‍‍ ‍‍‍‍ ‍‌‍‍‍ ‍‌ ‍‍‍‍‍‍‍‌ ۖ‍‍‍ ‌‍ ‍‌‍‍‌‌ ۚ‍‌ ‍‍‍‍ ‌‌ ‍‌‍‍‍ ‌‌ ‌
'Idh Ja`ala Al-Ladhīna Kafarū Fī Qulūbihimu Al-Ĥamīyata Ĥamīyata Al-Jāhilīyati Fa'anzala Allāhu Sakīnatahu `Alá Rasūlihi Wa `Alá Al-Mu'uminīna Wa 'Alzamahum Kalimata At-Taqwá Wa Kānū 'Aĥaqqa Bihā Wa 'Ahlahā ۚ Wa Kāna Allāhu Bikulli Shay'in `Alīmāan 048-026 Penduduk Mekahlah yang kafir dan menghalang-halangi kalian untuk memasuki al-Masjid al-Harm dan menghalang-halangi hewan kurban yang kalian bawa untuk sampai ke tempat penyembelihannya. Kalau sekiranya tidak karena khawatir bahwa kalian akan menimpakan kesusahan kepada orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, yang tidak kalian ketahui yang berada di antara orang-orang kafir Mekah sehingga kalian membunuh mereka yang menyebabkan kalian tercela dan terhina, niscaya Kami akan menjadikan kalian berkuasa atas mereka. Namun Allah menahan kalian dari membinasakan mereka supaya Dia dapat melindungi orang-orang Mukmin yang berada di tengah-tengah mereka dan orang-orang kafir yang masuk Islam. Kalau seandainya orang-orang Mukmin sudah dapat dibedakan, maka Kami pasti akan menghukum orang-orang yang bersikeras dalam kekufuran dengan siksa yang sangat pedih. Yaitu ketika orang-orang kafir menimbulkan kesombongan dalam hati mereka sebagaimana kesombongan jahiliyah. Lalu Allah menurunkan ketentraman pada Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin dan menetapkan pada diri mereka keterjagaan dari kesyirikan dan siksa. Mereka adalah orang-orang yang berhak untuk mendapatkannya. Ilmu Allah meliputi segala sesuatu. ‌‌ ‍‍‍‍ ‌ ‍ ‍ ‌ ‌‍ ‌‌ ‍‍‍‍ ‌‌ ‍‍‍‍‍‌‌ ‌‍‌ ‌‍ ‌ ‌‌‌ ۚ ‌‍‍‍ ‍ ‍
Laqad Şadaqa Allāhu Rasūlahu Ar-Ru'uyā Bil-Ĥaqqi ۖ Latadkhulunna Al-Masjida Al-Ĥarāma 'In Shā'a Allāhu 'Āminīna Muĥalliqīna Ru'ūsakum Wa Muqaşşirīna Lā Takhāfūna ۖ Fa`alima Mā Lam Ta`lamū Faja`ala Min Dūni Dhālika Fatĥāan Qarībāan 048-027 Sesungguhnya Allah telah membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya untuk memasuki Masjidil Haram. Dan Aku bersumpah bahwa sesungguhnya kamu, Muhammad, benar-benar akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah, dalam keadaan aman, dengan mencukur dan menggunting rambut, tanpa rasa takut. Sesungguhnya Allah telah mengetahui kebaikan yang tidak kamu ketahui ketika menunda waktu kamu untuk memasuki Masjidil Haram. Maka sebelum kamu memasukinya Dia telah memberikan kemenangan yang dekat. ‍‍ ‍ ‌‍ ‍‌‌ ‍ ۖ‍‍‍‍ ‍‌ ‌‌‍‍‌‌ ‍ ‌‍‍‍‍‍ ‍‍‍‍‍‍ ‌‌‍‍‌ ‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍ ‌ ‍‍‍‍‍‍‍ ۖ‌ ‍‌‍‍‌ ‌ ‌
Huwa Al-Ladhī 'Arsala Rasūlahu Bil-Hudá Wa Dīni Al-Ĥaqqi Liyužhirahu `Alá Ad-Dīni Kullihi ۚ Wa Kafá Billāhi Shahīdāan 048-028 Dialah Yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk yang benar dan agama Islam agar dimenangkan-Nya atas semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksinya. ‌‌ ‌‍‌‌ ‌‌‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍ ‍ ۚ ‌‌ ‍‍ ‌
Muĥammadun Rasūlu Allāhi Wa ۚ Al-Ladhīna Ma`ahu~ 'Ashiddā'u `Alá Al-Kuffāri Ruĥamā'u Baynahum ۖ Tahum Rukka`āan Sujjadāan Yabtaghūna Fađlāan Mina Allāhi Wa Riđwānāan ۖ Sīmāhum Fī Wujūhihim Min 'Athari As-Sujūdi ۚ Dhālika Mathaluhum At-Tawati ۚ Wa Mathaluhum Al-'Injīli Kazar`in 'Akhraja Shaţ'ahu Fa'āzarahu Fāstaghlaža Fāstawá `Alá Sūqihi Yu`jibu Az-Zurrā`a Liyaghīža Bihimu Al-Kuffāra ۗ Wa`ada Allāhu Al-Ladhīna 'Āmanū Wa `Amilū Aş-Şāliĥāti Minhum Maghfiratan Wa 'Ajan `Ažīmāan 048-029 Muhammad adalah utusan Allah. Dan orang-orang yang bersamanya bersikap tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi bersikap kasih sayang terhadap sesama mereka. Kamu lihat mereka selalu rukuk dan sujud mencari pahala dan rida Allah. Tanda mereka adalah kekhusukan yang tampak di muka mereka dari bekas seringnya melakukan salat. Demikianlah sifat-sifat mereka yang diterangkan dalam kitab Tawrt. Sedangkan sifat-sifat mereka dalam kitab Injl adalah seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya. Tunas menjadikan tanaman itu kuat, lalu tanaman itu menjadi besar dan tegak di atas akarnya. Tanaman itu menyenangkan hati para penanamnya karena tumbuh kuat. Demikian halnya dengan orang-orang Mukmin, dengan kekuatan mereka Allah ingin menjengkelkan orang-orang kafir. Dan Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ampunan yang menghapus semua dosa-dosa mereka dan pahala yang amat besar. ‍‍‌ ‌‍‍‍ ۚ‍‍‍~‍‍‌‌‌ ‌ ‍‍‍‍‌ ‌‍‍‍‌‌ ۖ‌ ‌‌‌ ‌‌ ‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍ ‌‍‍‍‌‌ۖ ‌ ‍‌ ‌‍‍‍‌ ‍‍‍‍‌‌ ۚ‍‌‍‌ ۚ‍‍‍‍‍‍ ‌ ‌‍‍‍ ‌‌‍‍‍‍‍ ‌‌ ‌ ‍‌‍‍‌‍‍‍‍ ‍‍‌‍ۗ ‌‌ ‍‍‍‍ ‌‌ ‌‍‍‍‍‍‍ ‍‌‍‍‍ ‍‍‍‍‍ ‌ ‌‌‍‌‌ ‍‍‍
Toggle thick letters. Most people make the mistake of thickening thin letters in the words that have other (highlighted) thick letter Toggle to highlight thick letters
Next Sūrah